Oleh: namakutya | April 30, 2008
Tuuuuuut….
Tatkala kutatap diriku
Kulihat hati disayat sembilu
Saksikan hari-hari berlalu
Hingga penantian,
Aku tak tahu
Tatap dunia ini dengan wajah hampa
Digelayuti awan-awan hitam berlaga
Jarum menusuk-nusuk tanganku yang rapuh
Tanpa henti alirkan hidup ke tubuh
Lihat!
Selang-selang itu…
Jarum-jarum itu…
Lihat!
Kutunggu mata menutup
Nantikan saat bertemu Yang Kuasa
Rebahkan tubuh tanpa paksa
Ikhlas terasa…
Untuk tinggalkan diri dan hidup
Dengar!
Benda-benda itu
Alat-alat itu…
Dengar!
Tuuuuuuuuuttt…