Ketika dia bertanya kepadaku apalah artinya kehidupan…Aku hanya bisa mendesah, menggelengkan kepala, dan dengan perlahan aku katakan…
Hidup adalah penantian
Hidup adalah kepakan sayap-sayap untuk terbang tinggi
Hidup adalah bunga yang mekar harum mewangi
Hidup adalah seonggok pohon yang rapuh tertiup angin
Dan saat ia tanyakan padaku apakan tujuan hidup yang selama ini dijalaninya… Aku hanya bisa ucapkan…
Hidup untuk mendapatkan keindahan surgawi…
Hidup untuk bertahan dari segala rintangan
Hidup untuk bersihkan pikiran
Hidup untuk raih yang terbaik…
Hidup untuk teteskan air mata kesedihan
Hidup untuk keceriaan tiada tara
Hidup untuk bertemu dan kemudian berpisah
Dan berpisah untuk bertemu kembali
Hidup untuk kembali bersatu dengan Yang Khalik
Apalagi yang dapat aku katakan saat ia tanyakan kepadaku kenapa aku juga hidup, sama seperti dirinya…
Aku tak dapat berkata apa-apa… Aku hanya tersenyum mendengarnya dan seiring dengan itu, air mataku mengalir bagaikan anak sungai yang tak tertahankan. Dan lidahku mulai bergerak… patah demi patah kata kuucapkan dengan perlahan… tenang… damai…
Akhirnya hanya dapat kujawab…
Hidupku untukmu