Mata ini sayu sendu
telas habiskan seluruh malam
untuk menangis kepada-Mu
diatas sajadah bututku
dan akui dosa-dosa laknatku
tetapi kenapa
hingga sekarang
air mata yang telah kubendung
belum juga bisa
menghanyutkan diriku
untuk menatap-Mu
Mata ini sayu sendu
telas habiskan seluruh malam
untuk menangis kepada-Mu
diatas sajadah bututku
dan akui dosa-dosa laknatku
tetapi kenapa
hingga sekarang
air mata yang telah kubendung
belum juga bisa
menghanyutkan diriku
untuk menatap-Mu
Ditulis dalam Galeri Puisi, Puisi religi | Tag: puisi